Jika kita sadar, asuransi adalah suatu hal yang penting dalam hidup yang bertujuan untuk memproteksi suatu hal terhadap adanya resiko yang bisa memberikan dampak buruk terhadap keuangan. Seiring kemajuan zaman, banyak perusahaan asuransi yang berinovasi dalam memasarkan produknya. Asuransi ini memiliki banyak jenis, Anda bisa membaca artikel jenis-jenis asuransi yang ada di Indonesia. Salah satu masalah yang dihadapi klien adalah terkadang produk asuransi yang mereka pakai tidak sesuai dengan harapan mereka. Masalah tersebut tidak sepenuhnya salah pihak perusahaan asuransi, ada kemungkinan klien itu sendiri yang tidak terlalu paham tentang produk asuransi yang mereka pakai.

Terdapat 2 produk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi, yaitu asuransi jiwa dan asuransi umum. Apa perbedaannya untuk produk kedua asuransi tersebut? Yuk simak pembahasannya.

1. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah salah satu produk asuransi yang berfokus pada perlindungan klien atau nasabah. Risiko yang dilindungi adalah kematian atau keadaan fatal sehingga tidak bisa lagi mencari nafkah (misal: cacat total). Manfaat dari asuransi jiwa ini adalah untuk melindungi masa depan finansial jika pencari nafkah dalam keluarga tidak bisa mencari nafkah lagi (meninggal/cacat total).

Asuransi jiwa memiliki 3 jenis kelompok, yaitu:

  • Asuransi Seumur Hidup ( Whole Life )
    Yaitu asuransi jiwa yang memberikan perlindungan hingga usia klien mencapai 99 tahun. Keunggulan asuransi ini berada pada nominal tunai yang terus bertambah sekalipun masa pembayaran premi telah usai atau habis.
  • Asuransi Berjangka ( Term Life )
    Yaitu satu-satunya asuransi yang tidak memiliki nominal tunai dan memiliki tenggat waktu tahunan. Kekurangannya, uang premi tidak dapat diambil jika periodenya habis. Selain itu, asuransi berjangka merupakan satu-satunya yang tidak memiliki fitur tabungan dibandingkan tiga jenis asuransi jiwa lainnya.

    Beberapa keunggulan  asuransi berjangka ( Term Life ), yaitu:
    - Premi yang Terjangkau
    Akibat sifat premi yang dapat hangus, harga asuransi ini sangat terjangkau.
    - Nominal Pertanggungan yang Dibayarkan Cukup Besar
    Nominal yang dibayarkan asuransi ini hampir menyerupai dengan asuransi jenis lainnya.
    - Masa Proteksinya Bebas dan Bisa Disesuaikan
    Tenggat waktu perlindungannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien. 
  • Asuransi Dwiguna ( Endowment )
    Yaitu asuransi yang memberi manfaat dalam bentuk pembayaran tunai dalam jangka waktu yang ditetapkan menurut perjanjian yang disepakati. Contohnya adalah asuransi pendidikan dan asuransi dana pensiun.

2. Asuransi Umum

Jenis asuransi umum lebih banyak dibandingkan dengan asuransi jiwa, artinya asuransi umum tidak hanya terbatas pada kematian saja. Selain itu, dari segi pembayaran asuransi terhadap klien, pada asuransi umu dikenakan dalam bentuk uang dan ada pula dalam bentuk ganti rugi. Berdasarkan objeknya, asuransi umum dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Asuransi Udara dan Laut
    yaitu asuransi yang memberikan jaminan pertanggungan terhadap risiko kecelakaan yang terjadi di darat dan di laut.
  • Asuransi Non Udara dan Laut
    yaitu asuransi yang meliputi asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi rumah dan properti, asuransi perjalanan, asuransi pendidikan, asuransi bisnis, dan sebagainya.

Referensi:
- economy.okezon.com

Baca: Perbedaan Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa, Perbedaan Asuransi Murni dan Unit Link, Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional